Pondok Pesantren Ar-Rahman Palembang didirikan atas dasar keinginan Pimpinan Majelis Dzikir Al Furqon untuk merealisasikan pembinaan dan pendidikan dalam bentuk amaliyah nyata. Peletakan batu pertamanya dilakukan pada tanggal 25 Juni 1995. Selain itu, pesantren ini juga memiliki ciri khas program rehabilitasi narkoba untuk membina dan membimbing remaja korban penyalahgunaan narkoba.
Berawal dari Majelis Dzikir Al Furqon: Pimpinan dan anggota Majelis Dzikir Al Furqon ingin mewujudkan pendidikan dan pembinaan secara konkret.
Peletakan Batu Pertama: Pembangunan Pondok Pesantren Ar-Rahman dan rehabilitasi narkoba dimulai pada 3 Desember 1993 dengan peletakan batu pertama pada 25 Juni 1995.
Penerimaan Santri: Penerimaan santri dan kegiatan belajar mengajar baru dimulai pada bulan Juni 2000.
Nama "Ar-Rahman": Nama ini dipilih dengan tekad untuk memberikan kasih sayang tanpa pilih kasih kepada umat Islam, menjadikannya "rahmatan lil 'alamin" (rahmat bagi seluruh alam).
Tanah Wakaf: Tanah seluas lebih dari 2 hektare yang digunakan untuk pembangunan diwakafkan oleh seorang pensiunan Pertamina bernama Bapak Toha Usman.
Fokus Rehabilitasi: Pondok pesantren ini memiliki program rehabilitasi khusus bagi korban penyalahgunaan narkoba, dengan tujuan membina mereka agar kembali menjadi generasi yang berketuhanan dan dapat hidup normal di masyarakat.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar